Alhamdulilah… . . . Pada malam ini kita dapat kembali berkumpul dan duduk berdampingan InsyaALLAH dengan orang2 yg telah dipilih oleh Allah SWT utk menempuh Jalan Kebenaran !yaitu jalan yg telah ditempuh oleh junjungan kita Baginda RosululLah SAW !’’semoga salam serta sholawat senantiasa tercurah kepada beliau ,keluarga beliau,Sahabat,tabi dan tabi’in tak lupa juga kepada para pengikutnya hingga kelak yaumul kiamah ! ” Allahumma amin . . . .
Saudaraku, kita tidak pernah tahu kapan kita meninggal, kalau saja kita tahu tentunya kita akan bersiap-siap menyambut ajal datang, kita akan mengumpulkan semua perbekalan yang diperlukan untuk bisa hidup bahagia di akhirat kelak. Beruntunglah orang-orang yang meninggal karena penyakit yang menggerogotinya…ya setidaknya mereka dapat menangkap sinyal-sinyal yang Allah berikan pada mereka, sayangnya tidak semua orang meninggal karena sakit, ada yang meninggal tertabrak kereta api, mobil,truk, serangan jantung tiba-tiba, saat tidur pulas, saat tertawa terbahak bahkan ada yang meninggal saat sedang berbuat maksiat. Wallahualam Saudaraku, tidak ada satu pun yang mampu menghindar dari sakaratul maut: otak yang cerdas, prestasi akademis yang kita raih,harta yang melimpah, deposit yang berlebih, rumah dan kendaraan yang kita sayangi, semuanya terlepas begitu saja dari diri kita, tak ada yang mau menemani dan tak ada Satupun yang bisa mencegah datangnya sakratul maut.
Kita hanya sendiri menghadapNya…sendiri mempertanggungjawabkan semua amal baik-buruk kita selama di bumi, sanggupkah kita menghadapNya? Sanggupkah kita menghindar dari siksa kubur? Sanggupkah kita mengelak, berbohong diahadapanNya seperti yang sering kita lakukan di hadapan manusia?jawabanya pasti TIDAK Saudaraku, kita tidak akan tahu apa artinya dan apalah jadinya diri kita jikalau kita tidak ditolong oleh ALLAH pemilik jiwa dan raga kita.Mudah – mudahan malam ini ALLAH yang maha mendengar, maha menata hati kita akan mengabulkan Do’a – do’a kita.Oleh karena itu saudaraku, marilah sejenak kita berdzikir dengan lembut saja, karena ALLAH maha mendengar dan maha dekat.Dengan dzikir yang sederhana namun penuh keyakinan bahwa ALLAH benar – benar mendengarkan, menatap, dan menyaksikan pertemuan kita malam ini.
Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maula wani’mannasir…… 3x
Do’a nabi Yunus
Laa ilaahaillaa anta, subhaanaka innii kuntu minadhzoolimiin….3x
Sholawat Allahumma sholli ala Muhammad, Wa’ala alihi wa’asqabihi aj’maiin 1x
Saudaraku, ALLAH Maha mendengar, Maha melihat, dan ALLAH maha menyaksikan pertemuan ini.Dialah ALLAH yang Maha tahu siapa diri kita yang sebenarnya.Tiada yang tersembunyi bagi ALLAH yang maha Agung,ALLAH maha tahu setiap lirikan mata, dan Tahu setiap niat dibalik lirikan.ALLAH maha tahu apa yang ada dalam benak fikiran kita, dialah ALLAH yang maha mendengar setiap tutur kata.ALLAH maha tahu orang – orang yang tersakiti hatinya, ALLAH maha tahu orang – orang yang terluka hatinya.ALLAH maha tahu setiap dusta yang kita ucap, ALLAH maha mengetahui segala kebusukan hati kita.Riya’ dibalik amal – amal kita, sombong dan takabburnya diri kita, ALLAH maha tahu segala kedengkian yang ada dalam diri kita terhadap orang yang diberi rizki oleh ALLAH.Dia maha tahu segala macam maksiat yang kita lakukan baik secara terang – terangan maupun sembunyi – sembunyi. Oleh karena itu saudaraku, marilah kita Istighfar bersama, sambil kita ingat kembali segala dosa yang pernah kita lakukan, segala maksiat yang pernah kita perbuat, dengan penuh penyesalan semoga ALLAH mengampuni dosa – dosa kita.
Astaghfirullaahaladziim….Astaghfirullaahaladziim….Astaghfirullaahaladziim….
Innallahaghofuururrohiim……..
Saudaraku perlu diketahui, saat ini kita dihargai bukan karena kemuliaan yang kita miliki, kita dihargai karena ALLAH masih menutupi kebusukan kita yang sebenarnya.Andaikata ALLAH berkehendak membeberkannya, maka tidak ada satupun yang bisa menghalangi.Wahai saudara – saudaraku, hanya ALLAH lah yang membuat diri kita masih dihargai oleh orang lain.Amal yang kecil dan sederhana, ALLAH tampakkan kepada orang lain,sehingga orang lain mengangguk, menghargai dan menghormati diri kita.Wahai saudara – saudaraku, Andaikata besok pagi hidup kita berakhir maka tiada satupun yang dapat menyelamatkan diri kita.Selain karunia ALLAH mana amal yamg kita miliki, sholat jarang khusu’, itupun hanya sisa waktu.Amal kita, shodaqoh kita hanya sisa uang, itupun yang tidak berharga.Andaikata kita menolong dan berbuat kebaikan terkadang kurang ikhlas.Puasa yang kita jalankan pada bulan ramadhan itupun sekedar haus dan lapar perut saja.Mata kita tidak pernah berpuasa, hati tidak pernah berpuasa.
Saudaraku, ALLAH berfirman
Mohonlah ampunan kepada ALLAH, sesungguhnya dia maha pengampun.niscaya dia akan turunkan musim hujan yang teratur, dia banyakkan rizki, harta dan anak – anak yang sholeh .
Rasulullah saw bersabda:
Sesungguhnya segala sesuatu ada pengkilatnya, ada pembersihnya, ada sikatnya, pembersih hati yang kotor, sikat hati yang ternoda, pengkilat hati yang berdosa, dzikrullah. Maka setiap lafadz dzikir membersihkan kotoran, noda, dosa yang kita perbuat. Begitu kotoran diangkat dari hati kita, maka tampaklah ada nur didalamnya, nur yang ALLAH berikan ada pada diri kita, lalu nur itu mencari nur hidayah. Maka mari kita bersihkan hati kita dengan dzikir, semoga ALLAH membersihkan hati kita dari noda dan dosa yang hina.
Ya Nabi salam alaika,
Ya Rasul salam Alaika….. Ya habib salam alaika,
sholawatullah alaika
Subhaanallah walhamdulillah, walaa ilaahaillaahu’allahuakbar…7X
Ya ALLAH….wahai yang maha mendengar, wahai yang maha melihat, wahai yang maha tahu setiap perbuatan dan maksiat, ampuni seluruh dosa kami ya ALLAH, ampuni sebusuk apapun maksiat dan kelakuan kami ya ALLAH, ampuni sebanyak apapun dosa yang melumuri tubuh kami ya ALLAH, ya ALLAH ampuni maksiat – maksiat yang dilakukan oleh mata kami ya ALLAH.Hamba mohon jadikan mata kami ini menjadi mata yang selalu akrab dengan ayat – ayatMu, jangan biarkan mata ini membuat hati kami mati, ampuni maksiat yang selama ini datang dari pendengaran kami ya ALLAH, jadikan telinga kami menjadi telinga yang selalu rindu mendengarkan kebenaranMu, telinga yang selalu rindu mendengar AsmaMu, Ya ALLAH….ampuni segala maksiat yang dilakukan oleh mulut kami, ampuni segala kebohongan yang selama ini kami ucapkan, ampuni jahilnya mulut kami yang sering melukai hati bapak dan ibu kami, yang sering melukai hati guru kami,yang sering melukai hati teman – teman kami,dan Ampuni jikalau dari mulut ini banyak orang yang tersakiti. Saudaraku, coba renungkanlah hatimu, konsentrasikan fikiranmu, dan fokuskan desahan nafasmu.Ingatlah kembali wajah kedua orang tua kita, pandanglah wajah orang kedua orang tua kita, pandanglah wajah kedua orang tua kita.
Saudaraku, tataplah wajah ibu, Ibu begitu besar pengorbanan beliau terhadap kita.Ibu yang telah menanggung beban berat mengandung kita selama 9 bulan, kemudian melahirkan kita dengan mempertaruhkan nyawanya demi keselamatan kita, ibu yang telah merawat dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang.Namun apa balasan kita terhadap beliau??sudahkah kita membahagiakan beliau??ataukah justru sebaliknya, kita mengecewakan beliau??santunkah perkataan kita tatkala bicara dengan Ibu??ataukah justru sebaliknya, kita sering bicara kasar dengan beliau, bahkan membentakpun terkadang seringkali kita lakukan.Renungkan saudaraku, apakah selama ini kita sudah menjadi anak yang berbakti???ataukah justru sebaliknya kita menjadi anak durhaka terhadap ibu.Coba saudaraku fikirkan dan renungkanlah baik – baik.
Saudaraku, coba tatap wajah Bapak kita, Bapak begitu besar pengorbanan dan perjuangan beliau dalam menafkahi kita.Siang malam beliau membanting tulang, memeras keringat demi mencukupi kebutuhan kita.Bahkan terkadang beliau tidak memperdulikan dirinya mencukupi kebutuhan kita.Tapi apa balasan kita terhadap Bapak kita???Patuhkah kita terhadap saran dan nasehat beliau??ataukah justru sebaliknya??kita seringkali membatah dan tak segan – segan menentang beliau dengan suara lantang. Saudaraku, kalau membahagiakan kedua orang tua saja kita tidak bisa, membuat mereka tersenyum bahagia saja tidak bisa, lantas pantaskah kita disebut sebagai anak yang berbakti???pantaskah kita masuk syurga??sedangkan ridhlo ALLAH adalah ridhlo Orang tua kita. “Ingat saudaraku, Allah SWT telah memberi seluruh nikmat-nikmatNya kepada kita semua secara gratis. Allah SWT hanya ingin agar kita melakukan hal-hal yang bermanfaat dengan seluruh nikmat-nikmat yang telah diberikanNya kepada kita. Karena itu, saudaraku, lakukanlah hal-hal yang baik, berbaktilah kepada orang tua dan guru, juga tegakkanlah sholat lima waktu.Saudaraku, mari kita membaca Istighfar sebanyak 11x, dengan perlahan, dengan penuh harapan smoga ALLAH menghapuskan dosa dan noda yang hina atas perlakuan hina dan tercela kita terhadap kedua orang tua kita.
Astaghfirullaahaladziim….Astaghfirullaahaladziim….Astaghfirullaahaladziim….
Innallahaghofuururrohiim……..
Rabb….jadikan mulut kami menjadi mulut yang selalu bersih dari kata dusta, lisan yang senantiasa menyebut namaMu, lisan yang menjadi cahaya Ilmu bagi hamba – hambaMu, lisan yang Engkau ijabah do’a – do’anya.
Ya ALLAH Ya Rahman, Ya ALLAH Ya Rahim 11X
Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maula wani’mannasir…… 3x
Saudaraku, Sesungguhnya kematian adalah haq, pasti terjadi, tidak dapat disangkal lagi. Allah subhanahu wata’ala berfirman, artinya,
“Dan datanglah sakaratul maut yang sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari dari padanya.”
Saudaraku, Jalan terjal yang pertama di alam kubur adalah kesepian di alam kubur.Adapun jalan terjal yang kedua adalah siksaan dan himpitan kubur yang harus direnungkan manusia sebelum dijemput oleh kematian. Karena setelahnya, kalian akan sendiri bersama tanah yang akan membaur dengan tubuh kalian Kaku… bisu… diam… hanya keheningan yang menjadi teman kalian saat itu…Kalian sendirian…Datanglah malaikat Munkar dan Nakir mendekat dan menanyakan kepada kalian…
Siapa Tuhanmu? Apakah kau bisa menjawab lantang “Allah”? Lidahmu gemetar, ia tak bisa berbohong lagi, ia tak bisa kaugunakan lagi untuk menutupi kepalsuanmu… Kamu ingin menjawab Allah, tapi, lidah mu ini tak bisa menyebutnya… yang kauingat adalah kau terlalu banyak mencintai duniamu… Siapakah nama yang selalu terngiang dalam pikiranku dan terucap dalam lisanmu selama ini, teman? Bila selama ini dalam sehari-hari, yang kauingat bukanlah Allah, yakinkah kau masih bisa mengingatnya di alam kubur ini?Kalaupun engkau mengingatnya, yakinkah lidahmu tidak akan kaku karena tak terbiasa ia mengucapkan itu?
Wahai Saudaraku, setelah kematian, alam kubur jauh lebih menderita daripada kematian itu sendiri bagi orang yang tidak diampuni dosa-dosanya.
Tatkala kamu ditanya man rabbuka??apakah yakin kamu bisa menjawab ALLAH adalah Tuhanku, sedangkan lisan kita tidak terbiasa menyebut lafadz ALLAH karena jarang sholat…..
Tatkala kamu ditanya man nabiyuka??Apakah yakin kamu bisa menjawab Muhammad adalah nabi panutanku, sedangkan selama hidup kita tidak pernah melaksanakan ajaran ajaran beliau, bahkan bersholawat atas beliaupun tiada pernah kita lakukan….
Tatkala kamu di Tanya man kitabuka??apakah yakin kamu bisa menjawab Al-qur’an adalah kitabku, sedangkan selama hidup didunia kita tidak pernah mengamalkan apa yang tertulis dalam Al-qur’an,jangankan mengamalkan mungkin membaca, bahkan menyentuhpun tidak pernah sama sekali….
Saudaraku, bayangkan tatkala kita ditanya dan tidak bisa menjawab pertanyaan – pertanyaan itu, maka siksa kubur yang teramat pedihlah yang akan kita rasakan.Cambukan dari api neraka,dan tanah kubur yang menghimpit kita sampai menghancurkan tulang tulang kita.Kalau sudah demikian, siapa yang bisa menyelamatkan kita selain amal ibadah kita.Otak yang cerdas, nilai akademis yang tinggi, pengalaman organisasi,harta bahkan orang – orang yang kita cintaipun tidak bisa menyelamatkan kita dari siksa kubur wahai saudaraku.hanya amal ibadah kitalah yang bisa menyelamatkan kita. Saudaraku, mari kita membaca Istighfar sebanyak 11x, dengan perlahan, dengan penuh harapan smoga ALLAH menghapuskan dosa dan noda yang hina yang ada dalam diri kita, dan smoga ALLAH menyelamatkan kita dari siksa kubur yang sangat mengerikan.
Astaghfirullaahaladziim….Astaghfirullaahaladziim….Astaghfirullaahaladziim…. Innallahaghofuururrohiim……..3X
Saat yaumil hisab datang padamu… Seperti apakah kisah hidupmu ini kelak akan kau ceritakan? Tidak, saat itu lidah kalian dikunci. Akal cerdik kalian dihentikan. Saatnya kejujuran berbicara. Lihatlah tangan kalian, kelak ia akan akan menjawabkan apa yang telah kalian lakukan. Sentuhlah kaki kalian kelak dialah yang akan menjawabkan apa yang telah kalian lakukan. Rasakan hati kalian, kelak dialah yang akan berteriak tentang apa yang dia rasa dan niatkan selama ini. Mereka akan berteriak dengan tangis terpendam karena saat itu ia tak bisa lagi berbohong menutupi kesalahanmu… tak bisa lagi membisu menahan aibmu…tak bisa lagi membelamu… Setelah semua terungkap nanti… yang ada hanya tinggal penyesalan…Apalah artinya rasa senangmu di dunia dulu?Apa makanan enakmu siang tadi masih ada gunanya kini? Apa novel yang kalian baca kemarin masih ada manfaatnya saat ini? Atau film yang kau tonton minggu lalu masihkah menyenangkanmu kini? Handphone yang baru kau beli itu, apakah ada di sampingmu saat ini? Pujian-pujian temanmu bahwa kau hebat dalam berbagai hal apakah masih bisa kau banggakan kini? Tatapan kagum adik-adik kelasmu, apakah masih dapat kau lihat kini? Permintaan tolong dari orang-orang sekitarmu, apakah masih membuatmu merasa penting saat ini? Karena itu, takutlah kamu pada kesempitan kubur, penderitaan,kegelapan, dan keterasingannya. Sesungguhnya kuburan itu berkata setiap hari: Aku adalah rumah keterasingan, aku rumah kesepian, aku rumah cacing-cacing. Kuburan adalah bagian dari taman-taman surga dansekaligus bagian dari jurang-jurang neraka. Sesungguhnya kehidupan yang sempit yang diperingatkan oleh Allah kepada musuh-musuh-Nya adalah siksaan kubur. Allah mengirimkan kepada orang yang kafir dikuburnya sembilan puluh sembilan ular yang besar untuk mencabik-cabik dagingnya dan memecah-mecah tulangnya. Allah mengirimnya berulang kalisampai hari kiamat. Dan sekiranya ular itu didatangkan ke bumi,niscaya tak akan ada tumbuh-tumbuhan dan tak akan terjaga tanaman di dalamnya.Wahai Hamba-hamba Allah, sungguh dirimu lemah, jasadmu lembut dan rapuh sangat mudah dihancurkan.”
Astaghfirullaahaladziim….Astaghfirullaahaladziim….Astaghfirullaahaladziim…. Innallahaghofuururrohiim……..3X
La ilahaillallah…La ilahaillallah… La ilahaillallah… Muhammadurrasulullah…3x
Ya ALLAH….karuniakan ampunan atas segala maksiat dan dosa yang dilakukan oleh tubuh kami, ampuni jikalau tubuh kami berbuat hina dan nista, Ampuni kami jikalau dalam tubuh kami ada daging haram yang kami makan dari makanan yang haram, Jadikanlah seluruh tubuh kami menjadi tubuh yang senantiasa bersih ya ALLAH, bersih dari segala dosa dan maksiat yang pernah dilakukan oleh jasad kami ya ALLAH, bersih dari harta yang haram, bersih dari makanan haram, bersih dari perbuatan haram, ya ALLAH karuniakan segala ampunan atas maksiat hati kami, ampuni jikalau kami sering berbuat takabbur, jikalau hati ini sering menghina dan merendahkan orang lain, ampuni kami jikalau kami sering Riya’ ya ALLAH, ampuni jikalau kedengkian masih bersemayam dihati ini. Rabb…..jauhkan hati kami dari segala kesombongan sekecil apapun, indahkan hati ini dengan hati yang tawadhu’, jauhkan hati ini dari sifat riya’ dan pamer ya ALLAH, indahkann hati kami menjadi hati yang ikhlas karena engkau, jauhkan hati kami dari kedengkian dan kebencian terhadap kaum yang beriman, jadikan hati kami menjadi hati yang penuh kema’afan,hati yang penuh kasih sayang Duhai ya ALLAH….jadikan hati kami menjadi hati yang selalu ingat kepadamu, hati yang tak pernah lupa kepadamu, hati yang senantiasa merindukan kehadiranmu, hati yang tidak berharap selain kepadamu, Rabb jadikan hati kami merasakan kebahagian mencintaimu, mencintai orang – orang yang mencintaimu, ya ALLAH hanya engkaulah yang maha tahu kapan hidup kami berakhir, jadikan umur yang tersisa ini menjadi sisa umur yang senantiasa Istiqomah beribadah kepadamu,sisa umur yang bisa membahagiakan bapak ibu kami.Golongkan sisa umur kami menjadi jalan kebahagiaan, kemuliaan Ibu/Bapak kami ya ALLAH, jadikan umur yang tersisa bisa memberikan manfaat kebaikan bagi orang lain ya ALLAH….
Subhaanallah walhamdulillah, walaa ilaahaillaahu’allahuakbar…7X
Allahumma inna nas aluka ridhlo kawal jannah, wanaudzubika min saqootika wannaar….3X Ya ALLAH…selamatkan kami agar tidak diperbudak oleh nafsu kami, selamatkan kami agar tidak tertipu oleh keserakahan dan tipu daya duniawi, jangan biarkan kami diperdaya oleh syahwat, jangan biarkan kami terjerumus karena amarah. Ya ALLAH andaikan suatu saat hidup kami berakhir…..Allahumma inna nas aluka taubatannasuuqa, wataubatan qoblal maut, warahmatan indal maut, wamaghfiratan ba’dal maut, Allahumma inna nas aluka qusnul khatimah, wanauudzubika min syarril khatimah.
Andrean EL-Fachri